Thursday, October 3, 2024

Darimana kita bisa Mengetahui Sejarah Majapahit ?

 Nagarakertagama dapat menjadi sumber sejarah penting tentang Majapahit, karena merupakan salah satu naskah yang ditulis sezaman dengan masa kejayaan kerajaan tersebut, pada abad ke-14. Ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 Masehi, naskah ini menggambarkan berbagai aspek kerajaan Majapahit, seperti politik, geografi, kehidupan sosial, dan agama, serta memberikan deskripsi rinci tentang Raja Hayam Wuruk dan Gajah Mada, dua tokoh penting dalam sejarah Majapahit.

Nagarakertagama dianggap penting karena ditulis pada masa kejayaan Majapahit, saat kerajaan ini mencapai puncak kekuasaannya. Sebagai sumber primer, naskah ini memberikan perspektif dari seorang penulis yang hidup di lingkungan istana dan menyaksikan peristiwa-peristiwa besar pada zamannya. Meskipun Nagarakertagama ditulis dalam bentuk puisi atau kakawin, isinya mengandung banyak data historis tentang wilayah-wilayah kekuasaan Majapahit dan kebesaran raja-raja yang memerintah.

Selain Nagarakertagama, ada beberapa sumber lain yang bisa digunakan untuk mempelajari sejarah Majapahit:

1. Pararaton

Pararaton atau "Kitab Raja-raja" adalah teks sejarah yang sebagian besar berkaitan dengan masa pemerintahan raja-raja Majapahit, terutama raja Ken Arok dan Gajah Mada. Walaupun banyak bagian dari Pararaton dianggap lebih sebagai mitologi daripada fakta sejarah, naskah ini masih memberikan gambaran penting tentang legenda pendirian Majapahit dan peristiwa-peristiwa penting lainnya.

2. Sutasoma

Sutasoma, juga ditulis oleh Mpu Tantular, adalah naskah lain dari era Majapahit yang sering digunakan sebagai referensi sejarah. Meskipun utamanya adalah sebuah karya sastra, Sutasoma memberikan gambaran mengenai kehidupan intelektual dan agama pada masa Majapahit. Karya ini terkenal karena menampilkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang kemudian diadopsi sebagai semboyan resmi Indonesia.

3. Kidung Harsawijaya dan Kidung Panji Wijayakrama

Dua naskah kidung ini juga bercerita tentang peristiwa-peristiwa awal berdirinya kerajaan Majapahit dan penaklukan Singasari. Meskipun kidung ini lebih bersifat puisi naratif, keduanya tetap bisa menjadi sumber penting untuk mengkaji legenda dan sejarah awal Majapahit.

4. Prasasti-prasasti Majapahit

Selain teks sastra dan sejarah, prasasti yang ditinggalkan dari masa Majapahit juga sangat penting sebagai sumber sejarah. Prasasti-prasasti ini sering kali berisi informasi mengenai struktur pemerintahan, wilayah kekuasaan, dan peristiwa-peristiwa politik. Beberapa prasasti yang signifikan termasuk Prasasti Waringin Pitu dan Prasasti Kudadu.

5. Catatan Tionghoa

Sumber asing seperti catatan Tionghoa dari para pelancong dan utusan Dinasti Yuan dan Ming juga memberikan pandangan tentang interaksi antara Majapahit dan dunia luar, terutama dalam konteks perdagangan dan diplomasi. Beberapa catatan ini menggambarkan hubungan perdagangan antara Majapahit dan negara-negara Asia lainnya.

No comments: