Tanpa saya sadari di bulan Juli kok saya ingat akan Pantekosta, hari besar yang mungkin kurang men dapat tempat di banyak hati dan kehidupan orang Kristen dewasa ini. Mungkin ada baiknya kita saling berbagi berkat dan pendapat dalam mengenai makna perayaan Pantekosta di gereja kita masing-masing. Anggap aja ini KTB virtual kita hehehe….untuk teman yang tidak suka diskusi anggap saja ada bacaan baru yang semoga bermanfaat….
Saya sendiri terpancing berbagi menulis karena ada satu hal yang sangat mengejutkan saya. Saya dengar beberapa pendeta yang ceramah/membawakan Firman dimana diataranya dari GPXX dan tentunya GKI sendiri, anehnya mereka semua berbicara tentang pertobatan dan persatuan Gereja yang merupakan salah satu dampak dari turunnya Roh Kudus. Bahkan Pendeta GPXX bersaksi ketika dia ikut retret kepemimpinan Pendeta se GPXX dan herannya malah di retret kepemimpinan ini dia sadar perlunya terima YESUS dan lahir baru. Pendeta yang merupakan salah satu pimpinan di GPXX itu tidak malu bersaksi seperti ini di gereja GKI saya dan memancing jemaat untuk perlu bertobat juga. Dia juga menjelaskan setelah pertobatannya bagaimana dia tidak lagi malu minta maaf ke sesama pimpinan di GPXX yang dia benci dan bagaimana setelah itu semua Penatua/majelis dan keluarganya dia temukan dengan Pendeta itu juga untuk bisa saling memaafkan juga. Persatuan Gereja terjadi dengan luar biasa ketika Roh Kudus bekerja. Dia share yang membuat saya merinding dengan cara TUHAN bekerja, dimana dia bilang perlu hamper 15 tahun Cuma untuk mengatakan maaf ke sesame rekan Pendetanya padahal jarak antara mulutnya dan hati Cuma sekitar sejengkalan tangan saja. Betul-betul ajaib kalau TUHAN bekerja hubungan dengan sesame yang terganggu karena kesombongan kita diruntuhkan sehingga persatuan jemaat tidak lagi terhambat masalah.
Secara umum Di Gereja Indonesia persatuan di sissi Sinode juga sedang terjadi. GBI sudah hampir semua jadi satu dimana Mawar Sharon, REM dll sekarang udah jadi satu dengan nama GBI….(biasanya diikuti nama jalan atau Gedung). GKI juga sudah jadi satu dan tidak ada lagi nama Jateng, Jatim dan Jabar dibelakang namanya tapi berubah jadi GKI saja. Mungkin sebentar lagi bukan tidak mungkin GKI, GPXX dan gereja lainnya bisa jadi satu. Di sisi dunianya saat ini lembaga reform dunia yang menaungi sinode gereja-gereja calvinis dan reform juga sudah bersatu.
Walau bukan ahlinya aku mau berbagi berkat dari Kisah Para Rasul 2 yang menjadi dasar FT di hamper semua kebaktian Pantekosta, dimana salah satunya berbunyi :
2:4
Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
2:5
Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.
2:6
Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.
Ini mungkin yang banyak dikutip di Gereja, tapi banyak yang mengutip sebagian dengan mengatakan bahwa Bahasa Roh adalah salah satu ciri dari turunnya Roh Kudus. Padahal jika kita baca dengan teliti maka bunyinya adalah bahasa lain (ayat 4) yang didengar oleh orang dari berbagai bangsa itu sebagai bahasa mereka sendiri (ayat 6). Jadi bangsa yang selama ini berbicara dalam bahasa mereka sendiri-sendiri dengan turunnya roh kudus mereka punya bahasa yang sama dan mereka saling mengerti ketika temannya berbicara dengan mereka. Suatu penekanan yang saya terima dengan jelas di acara Pantekosta tahun ini dan saya sangat terkesan bahwa persatuan dan kesatuan adalah buah dari turunnya Roh kudus.. Dalam dunia modern mungkin bahasa KASIH adalah bahasa universal dari anak-anak TUHAN masa ini. Ketika kita berbuat kasih ke sesama maka bahasanya akan dimengerti semua umat dari segala bangsa, contohnya mungkin Ibu Theresa dan Romo Mangun yang walaupun dari kalangan Katolik tapi hamper semua umat Kristen menganggap mereka sebagai panutan.
Berkat kedua yang saya dapat adalah Roh Kudus turun ke semua orang kisa 2:1-4 maka semua orang yang ada saat itu bersama para rasul penuh dengan roh kudus. Dan ini saya yakin kita semua sudah tahu.
Berkat ketiga yang saya rasa jarang ada Pendeta yang mau mengupas adalah : HILANGNYA KEMISKINAN ketika ROH KUDUS turun dan membuat jemaat BERSATU. Kata kuncinya adalah jemaat bersatu maka kemiskinan itu hilang karena mereka semua punya semangat berbagi. Coba baca masih di Kisah 2 ini ayat :
2:44
Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
2:45
dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
Ini yang kita kadang lupakan di jaman modern ini. Bukan dengan maksud menghilangkan kepemilikan pribadi tetapi yang kita mau hilangkan adalah KETERIKATAN KITA PADA MILIK PRIBADI sehingga kita melupakan teman yang menderita. Keterikatan ini diulang lagi oleh Rasul Paulus di
1Tim. 6:10
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
Semua anak TUHAN harusnya bersatu karena kata bersatu ini adalah inti dan makna utama dari turunnya Roh Kudus. Saya jadi membayangkan dengan banyaknya jemaat/sinode yang mencap Gereja lainnya sesat. Jika kita biarkan semangat saling mencap aliran Gereja lain sesat ini, sementara di sisi lain kita juga percaya bahwa kehadiran YESUS yang kedua sebagai pengantin pria yang menjemput pengantin wanita (gerejanya)…..apakah ini sama dengan YESUS Pologami Karena Gerejanya/pengantin wanitanya banyak….. hehehe just becanda……aku yakin kalau kita ex Horeb ini yang sekarang sudah tersebar ke berbagai aliran Gereja dan banyak yang jadi pekerja Gereja bisa menjadi pembawa suara persatuan GEREJA…maka Gereja yang Esa dan Am sesuai pengakuan iman kita akan bisa segera terlaksana……lebih baik lagi jika kita juga bisa membawa suara TUHAN untuk menghapuskan kemiskinan dimuka bumi Indonesia yang kaya ini dan juga dunia ini pada akhirnya…..saya percaya banyaknya orang miskin di dunia bukan karena TUHAN tidak adil tapi karena banyaknya anak TUHAN yang serakah dan tidak mau berbagi…..dunia ini pasti cukup bisa member i makan ke anak manusia sebagai penghuninya….
Teman-teman yok kita buktikan ke dunia satu dampak dari turunnya ROH KUDUS atas kita yaitu kita sebagai anak TUHAN bisa bersatu dan menghilangkan kemiskinan diantara kita…..diantara orang di sekitar kita……dan akhirnya teman sebangsa dan sedunia dengan kita…..Bersama Roh Kudus kita pasti bisa untuk berbicara dalam BAHASA KASIH..….Selamat merayakan hari raya Pantekosta….
Dan jangan lupa juga untuk stop mengganti peran TUHAN dan menghakimi ajaran lain sesat apalagi sampai menuntut ke pengadilan……Ini hanya akan memberikan energy ke orang yang benci sama kita untuk mendapatkan pembenaran akan perbuatannya untuk kita…..Kalau Roh Kudus ada di hatimu dan hatiku maka harusnya kita bisa bersatu…
Saturday, July 23, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment