Saturday, July 23, 2011

BUDAYA KORUPSI


“ Coba di setiap rumah para istri dan suami mau jadi agen PPATK dan KPK yach...mereka mau tanya ke suami dan istri nya darimana sumber penghasilan mereka....berapa besar penghasilan mereka dan asalnya.....dan mau hidup sesuai dengan besar penghasilan pasangan nya....pasti korupsi akan hilang dari negara kita....Korupsi khan tetap salah walau tidak ketahuan, bukan baru salah setelah ketahuan..”


Saya tertarik menulis tentang Korupsi karena banyak orang yang berkata membencinya tapi sebenernya dalam kehidupan sehari hari dia malah sudah melakukan nya. Bukan hanya melakukan tetapi tanpa sadar mereka juga sudah mengkader anak mereka untuk melakukannya juga. MENGERIKAN SEKALI.
Kenapa saya katakan mengerikan, karena korupsi tanpa kita sadari sudah menghancurkan daya saing kita sebagai pribadi, keluarga dan juga daya saing kita sebagai bangsa. Kita sebagai pribadi dan bangsa tidak lagi peduli sama yang namanya kompetensi dan kemampuan pribadi. Kita lebih peduli dengan hasil akhir yang namanya keberhasilan bentuknya bisa : kita lulus ujian SIM, kita lulus sekolah dan dapat diterima di sekolah yang lebih tinggi dan punya nama yang tersohor, kita bisa diterima kerja di perusahaan yang bonafid, kita bisa mendapatkan harta dan kekayaan yang berlimpah, kita bisa punya kedudukan bagus dll dll TANPA PEDULI SAMA PROSESNYA.
Persaingan tidak sehat menjadi menu harian di depan mata kita dan ditonton sama anak anak kita. Siapa punya uang dan kedudukan dia bisa mendapatkan apa saja yang dia mau. Di kepala dan mata kita memandang orang lain seolah sudah ada label harganya dan bisa kita beli. Kita tidak takut sama yang namanya Ujian Nasional, Ujian Kenaikan tingkat dan pangkat karena semua hanya formalitas yang bisa kita selesaikan dengan uang. MENGERIKAN BUKAN.
Jika anda belum juga merasakan hal itu sebagai hal yang mengerikan atau malah anda berfikir sebagai hal yang menyenangkan karena kebetulan anda saat ini sedang beruntung ada di posisi punya uang banyak dan posisi bagus di tempat anda bekerja. Mari kita renungkan lebih jauh. Negara kita yang kaya ini dan dianugrahi TUHAN dengan lautan yang kaya dengan ikan, perairan international yang ramai, kekayaan SDA yang melimpah di darat dan di laut, SDM yang banyak sekali untuk mengolah kekayaan itu, Hutan yang luas yang menjamin pasokan oksigen dan udara segar untuk semua kita, tanah yang subur yang bisa kita Tanami apa saja dll dll…tapi mari kita lihat hasilnya apa yang kita peroleh. Kita mulai dengan yang kita makan terlebih dahulu nda saya mengajak kita semua mengunjungi supermarket dan mari kita hitung berapa banyak bahan yang dijual itu merk luar negri dan bukan produksi sendiri mulaid ari beras, buah sampai makanan olahan. Saya pernah ambil survey kasar lebih dari 50% adalah produksi luar atau bermerk luar (walau mungkin produksinya sudah di dalam negri). Kita beranjak ke yang kita pakai mulai dari baju, sepatu, parfum, tas, mobil dll mana yang merk local mungkin tidak sampai 30%. Sekarang kita beranjak ke yang kita tempati rumah maka di rumah kita barang buatan luar akan denagn mudah kita temui.. dll dll….apa itu tidak membuat kita sadar ????...belum lagi kalau kita baca koran dimana PLN sampai harus cari gas dan batubara ke luar negri, Pertamina beli BBM ke luar negri ketika hasil dalam negri malah kita jual ke luar negri dengan harga murah dengan alasan kontrak sudah ditandatangani. IRONI dan MENGERIKAN.
Negara manapun seperti juga rumah tangga atau inndividu tidak akan bisa bertahan jika pengeluarannya lebih besar daripada pemasukan. Kita juga tidak bisa meningkatkan pemasukan jika kemampuan bersaing kita lemah. Di sisi lain kita tidak akan pernah mau bersaing secara maksimal jika kita melihat ada celah atau jalan pintas yang namanya suap/korupsi untuk mencapai tujuan kita. Anak SD dengan semangat belajar dan kepandaian tinggi, harus kalah bersaing dengan anak pemalas yang punya uang dan bisa membeli soal EBTANAS atau bahkan ulangan sekolah, MAsuk sekolah lebih tinggi juga mudah didapat dengan uang dan bukan prestasi, bahkan sekolah negri berlomba lomba mengkomersialkan diri dengan membawa nama RSBI yang perlu dana lebih besar untuk operasionalnya, mau keterima kerja mudah asal ada uang dll dll…UANG JADI panglima dan bukan kemampuan….
Di sisi lain semua orang yang bisa kayak arena korupsi atau menyalahgunakan kekuasaan biasanya tidak punya pengalaman berbusiness dan takut memutar uangnya di sector produksi dan lebih suka menaruh uangnya di Bank. Karena uangnyad ari hasil tidak halal maka mereka juga menaruh uangnya di Bank di luar negri….maka masalah menjadi semakin besar. Sektor riil kesulitan mencari modal karena dana besar ada di Negara orang dan ironinya dana itu mereka pakai untuk membangun Negara mereka supaya bisa menang dalam kompetisi kemampuan dengan Negara kita….Ventur capital atau orang yang mau share resiko dengan pengusaha baru semakin langka dan pengusaha baru kesulitan mencari dana ke Bank karena mereka biasanya tidak punya jaminan/collateral…karena susahnya menapatkan modal usaha akhirnya sector usaha menjadi sector yang kurang popular dan jumlah nya sangat sedikit Karen aidentik dengan ketidak pastian dan kesusahan, orangtua lebih suka anaknya jadi karyawan yang pasti dan aman…Semua saling bertaut dan ujung ujungnya Negara kita seolah jadi Negara yang hidup dari menjual kekayaan SUMBER DAYA ALAM nya…sama dengan anak keluarga kaya yang tidak punya kemampuan dan hidup dari menjual harta orang tuanya…..

SAMPAI KAPAN KITA MAU BERTAHAN……SAMPAI KAPAN KITA TIDAK MAU BERUBAH ??? SAMPAI KAPAN KITA MAU MENIKMATI KESENAGAN SEMU ini ???? SAATNYA BERUBAH…SEKARANG ATAU KITA AKAN JADI NEGARA/PRIBADI GAGAL….

MAKNA PANTEKOSTA

Tanpa saya sadari di bulan Juli kok saya ingat akan Pantekosta, hari besar yang mungkin kurang men dapat tempat di banyak hati dan kehidupan orang Kristen dewasa ini. Mungkin ada baiknya kita saling berbagi berkat dan pendapat dalam mengenai makna perayaan Pantekosta di gereja kita masing-masing. Anggap aja ini KTB virtual kita hehehe….untuk teman yang tidak suka diskusi anggap saja ada bacaan baru yang semoga bermanfaat….
Saya sendiri terpancing berbagi menulis karena ada satu hal yang sangat mengejutkan saya. Saya dengar beberapa pendeta yang ceramah/membawakan Firman dimana diataranya dari GPXX dan tentunya GKI sendiri, anehnya mereka semua berbicara tentang pertobatan dan persatuan Gereja yang merupakan salah satu dampak dari turunnya Roh Kudus. Bahkan Pendeta GPXX bersaksi ketika dia ikut retret kepemimpinan Pendeta se GPXX dan herannya malah di retret kepemimpinan ini dia sadar perlunya terima YESUS dan lahir baru. Pendeta yang merupakan salah satu pimpinan di GPXX itu tidak malu bersaksi seperti ini di gereja GKI saya dan memancing jemaat untuk perlu bertobat juga. Dia juga menjelaskan setelah pertobatannya bagaimana dia tidak lagi malu minta maaf ke sesama pimpinan di GPXX yang dia benci dan bagaimana setelah itu semua Penatua/majelis dan keluarganya dia temukan dengan Pendeta itu juga untuk bisa saling memaafkan juga. Persatuan Gereja terjadi dengan luar biasa ketika Roh Kudus bekerja. Dia share yang membuat saya merinding dengan cara TUHAN bekerja, dimana dia bilang perlu hamper 15 tahun Cuma untuk mengatakan maaf ke sesame rekan Pendetanya padahal jarak antara mulutnya dan hati Cuma sekitar sejengkalan tangan saja. Betul-betul ajaib kalau TUHAN bekerja hubungan dengan sesame yang terganggu karena kesombongan kita diruntuhkan sehingga persatuan jemaat tidak lagi terhambat masalah.
Secara umum Di Gereja Indonesia persatuan di sissi Sinode juga sedang terjadi. GBI sudah hampir semua jadi satu dimana Mawar Sharon, REM dll sekarang udah jadi satu dengan nama GBI….(biasanya diikuti nama jalan atau Gedung). GKI juga sudah jadi satu dan tidak ada lagi nama Jateng, Jatim dan Jabar dibelakang namanya tapi berubah jadi GKI saja. Mungkin sebentar lagi bukan tidak mungkin GKI, GPXX dan gereja lainnya bisa jadi satu. Di sisi dunianya saat ini lembaga reform dunia yang menaungi sinode gereja-gereja calvinis dan reform juga sudah bersatu.
Walau bukan ahlinya aku mau berbagi berkat dari Kisah Para Rasul 2 yang menjadi dasar FT di hamper semua kebaktian Pantekosta, dimana salah satunya berbunyi :
2:4
Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
2:5
Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.
2:6
Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.

Ini mungkin yang banyak dikutip di Gereja, tapi banyak yang mengutip sebagian dengan mengatakan bahwa Bahasa Roh adalah salah satu ciri dari turunnya Roh Kudus. Padahal jika kita baca dengan teliti maka bunyinya adalah bahasa lain (ayat 4) yang didengar oleh orang dari berbagai bangsa itu sebagai bahasa mereka sendiri (ayat 6). Jadi bangsa yang selama ini berbicara dalam bahasa mereka sendiri-sendiri dengan turunnya roh kudus mereka punya bahasa yang sama dan mereka saling mengerti ketika temannya berbicara dengan mereka. Suatu penekanan yang saya terima dengan jelas di acara Pantekosta tahun ini dan saya sangat terkesan bahwa persatuan dan kesatuan adalah buah dari turunnya Roh kudus.. Dalam dunia modern mungkin bahasa KASIH adalah bahasa universal dari anak-anak TUHAN masa ini. Ketika kita berbuat kasih ke sesama maka bahasanya akan dimengerti semua umat dari segala bangsa, contohnya mungkin Ibu Theresa dan Romo Mangun yang walaupun dari kalangan Katolik tapi hamper semua umat Kristen menganggap mereka sebagai panutan.

Berkat kedua yang saya dapat adalah Roh Kudus turun ke semua orang kisa 2:1-4 maka semua orang yang ada saat itu bersama para rasul penuh dengan roh kudus. Dan ini saya yakin kita semua sudah tahu.
Berkat ketiga yang saya rasa jarang ada Pendeta yang mau mengupas adalah : HILANGNYA KEMISKINAN ketika ROH KUDUS turun dan membuat jemaat BERSATU. Kata kuncinya adalah jemaat bersatu maka kemiskinan itu hilang karena mereka semua punya semangat berbagi. Coba baca masih di Kisah 2 ini ayat :
2:44
Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
2:45
dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
Ini yang kita kadang lupakan di jaman modern ini. Bukan dengan maksud menghilangkan kepemilikan pribadi tetapi yang kita mau hilangkan adalah KETERIKATAN KITA PADA MILIK PRIBADI sehingga kita melupakan teman yang menderita. Keterikatan ini diulang lagi oleh Rasul Paulus di
1Tim. 6:10
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Semua anak TUHAN harusnya bersatu karena kata bersatu ini adalah inti dan makna utama dari turunnya Roh Kudus. Saya jadi membayangkan dengan banyaknya jemaat/sinode yang mencap Gereja lainnya sesat. Jika kita biarkan semangat saling mencap aliran Gereja lain sesat ini, sementara di sisi lain kita juga percaya bahwa kehadiran YESUS yang kedua sebagai pengantin pria yang menjemput pengantin wanita (gerejanya)…..apakah ini sama dengan YESUS Pologami Karena Gerejanya/pengantin wanitanya banyak….. hehehe just becanda……aku yakin kalau kita ex Horeb ini yang sekarang sudah tersebar ke berbagai aliran Gereja dan banyak yang jadi pekerja Gereja bisa menjadi pembawa suara persatuan GEREJA…maka Gereja yang Esa dan Am sesuai pengakuan iman kita akan bisa segera terlaksana……lebih baik lagi jika kita juga bisa membawa suara TUHAN untuk menghapuskan kemiskinan dimuka bumi Indonesia yang kaya ini dan juga dunia ini pada akhirnya…..saya percaya banyaknya orang miskin di dunia bukan karena TUHAN tidak adil tapi karena banyaknya anak TUHAN yang serakah dan tidak mau berbagi…..dunia ini pasti cukup bisa member i makan ke anak manusia sebagai penghuninya….
Teman-teman yok kita buktikan ke dunia satu dampak dari turunnya ROH KUDUS atas kita yaitu kita sebagai anak TUHAN bisa bersatu dan menghilangkan kemiskinan diantara kita…..diantara orang di sekitar kita……dan akhirnya teman sebangsa dan sedunia dengan kita…..Bersama Roh Kudus kita pasti bisa untuk berbicara dalam BAHASA KASIH..….Selamat merayakan hari raya Pantekosta….
Dan jangan lupa juga untuk stop mengganti peran TUHAN dan menghakimi ajaran lain sesat apalagi sampai menuntut ke pengadilan……Ini hanya akan memberikan energy ke orang yang benci sama kita untuk mendapatkan pembenaran akan perbuatannya untuk kita…..Kalau Roh Kudus ada di hatimu dan hatiku maka harusnya kita bisa bersatu…

APA ARTI DAN NILAINYA NYA SALAH vs BENAR

Banyak orang sibuk mencari salah dan benar padahal di banyak case itu hanya ilusi dan subyektif sekali....kenapa kita tidak berusaha mencari yang berguna dan bisa kita lakukan untuk sesama, untuk kekompakan sesama teman, untuk kesatuan keluarga dll.....Terlalu banyak energi dihabiskan hanya untuk mencari sapa yg salah & benar dan sapa yg harus minta maaf....Kapan berbuatnya ???
Berapa sering kita dengar dua orang , dua kelompok orang atau sekarang dua lembaga berdiskusi, bertengkar, saling lempar pendapat (bahkan barang) hanya untuk mendesak satu orang atau kelompok mengakui mereka salah dan mau meminta maaf…awalnya mungkin hanya sekedar permintaan maaf saja cukup tapi biasanya seiring berjalannya waktu kerugian material semakin banyak dikarenakan kerusakan yang terjadi disebabkan penggunaan kekerasan di kedua belah pihak untuk mendesak pihak yang satunya merasa salah dan meminta maaf…akibatnya kerusakan yang terjadi tidak cukup hanya diobati maaf saja tapi juga ganti rugi dan akibatnya juga ganti rugi jadi lebih mengemuka daripada sekedar maaf yang mungkin sampai akhir tidak pernah diucapkan. Ketika aparat hokum dan pengadilan terlibat maka kerugian materi menjadi lebih dominan dan utama.
Mari kita coba lihat beberapa kasus keributan antar kampung yang sekarang marak. Penyebabnya kebanyakan hanya karena senggolan ketika menonton music bareng, atau senggolan motor atau saling melihat atau sebab sepele lainnya. Kedua belah pihak saling ngotot dan tidak ada yang mau minta maaf untuk menurunkan tensi pertengkaran. Tangan mulai terayun, teman mulai terlibat, emosi mulai menghinggapi bukan hanya orang yang berperkara tapi ke sekelompok orang, factor sejarah mulai terangkat dan luka lama kembali terasa sakitnya. Akhirnya pecah perkelahian besar tanpa sebab yang jelas dan banyak kita temui di berbagai case.
Tapi coba kita semua merenungkan ajaran Agama yang kita miliki (apapun agama itu) pasti kita akan disadarkan kalau hanya TUHAN yang bisa menilai salah dan benarnya seseorang dan menentukan siapa yang akan masuk Surga dan siapa yang tidak. Artinya semua kebenaran di dunia adalah nisbi, semu dan subyektif sekali. Kalau kita sadarai ini kenapa kita tidak segera minta maaf saja tanpa perlu tahu dan cari tahu salah kita apa, karena mungkin orang yang kita hadapi juga tidak tahu salah kita apa dan mereka hanya mau denger permintaan maaf saya. Saran saya segeralah minta maaf karena hanya itu yang mau didengar sebelum kerusakan dan sakit hati makin menguasai dan terlibat.
Mari kita lihat lagi arti teman, saudara dan sahabat ? banyak orang menganggap ini given dan pemberian padahal ini adalah pilihan. Teman, saudara dan Sabahat kita bisa hilang kalau kita tidak mau dan menghargai keberadaan nya. Pupuk atau vitamin yang diperlukan untuk menjaga persaudaraan, pertemanan & persahabatan adalah kita harus membayar dengan waktu yang kita miliki untuk kita sisihkan demi mereka dan kebersamaan + Jangan lupa kata maaf ketika ada salah paham.
Waktu adalah harga yang mahal untuk menjaga persaudaraan, persahabatan dan pertemanan itu. Waktu yang bisa kita pakai untuk bekerja & berkarya sekarang harus kita korbankan untuk sesuatu yang namanya persaudaraan, persahabatan dan pertemanan itu. Belum lagi pengorbanan materi yang harus kita keluarkan untuk beli bensin atau bayar ongkos ketemu, bayar pulsa HP untuk bisa komunikasi, bayar sekedar makan dan minuman ketika kita bertemu dan biaya lainnya. SO HARGAILAH.
Salah paham, sakit hati atau apapun namanya yang bisa menyebabkan konflik tidak akan pernah terjadi diantara anak manusia yang tidak saling kenal. Ini hanya akan etrjadi pada anak manusia yang saling kenal dan hubungannya dekat. Makin dekat makin ebsar kemungkinan anda menerimanya. Maka bersyukurlah jika anda sering menerima karena artinya anda punya banyak teman, sahabat dan saudara. Obatnya juga mudah selama anda menghargai nilai persaudaraan, persahabatan dan pertemanan itu lebih dari kita menghargai harta kita (rumah, mobil, perhiasan dll). Kata Maaf yang tidak mengurangi umur kita, kalau kita tulus juga tidak akan mengurangi kebahagian kita dan juga tidak mengurangi harta kita kalau kita ucapkan lebih cepat (sebelum ada kerusakan materi karena kekerasan)…so just say it…forgive me…maafkan aku..just it…enjoy kehidupan pertemanan anda yang sehat.
MARI KITA BENTUK BIG FAMILY di tengah dunia yang memang semakin hari semakin keras karena semakin banyak penghuninya. Semoga semakin banyak senyum, canda, tawa dan bukan caci, maki dan pertengkaran di tengah dunia.
Selamat menikmati indahnya persaudaraan, persahabatan dan pertemanan itu.